Kualifikasi dan Tanggung Jawab Gembala Jemaat: Perspektif Teologis

  • Pieter Anggiat Napitupulu STT STAPIN Majalengka

Abstract

Pastors as pastors have a strategic position in church leadership. Is it right for a pastor without qualified qualifications to lead the congregation? The profession of a pastor should not be considered a lower occupation than other professions. A shepherd must be willing to emulate Jesus who gave His life for the flock (His people). Thus a shepherd must understand correctly his responsibilities. He must prepare himself in such a way before becoming a shepherd. Having ability and commitment in carrying out his duties according to the vision in the church where he serves. Duties and responsibilities and operational tasks that are not light should be done as well as possible. He can fulfill the mandate of God's trust in caring for the sheep that God has entrusted to him. Abstrak Pendeta sebagai gembala jemaat memiliki posisi strategis dalam kepemimpinan jemaat. Apakah tepat seorang gembala jemaat tanpa kualifikasi yang mumpuni dalam memimpin jemaat? Profesi seorang gembala tidak boleh dianggap sebagai pekerjaan yang lebih rendah dibanding profesi lain. Seorang gembala harus bersedia meneladani Yesus yang menyerahkan nyawa-Nya untuk kawanan domba (umat-Nya). Dengan demikian seorang gembala harus mengerti dengan benar akan tanggung-jawabnya. Dia harus mempersiapkan dirinya sedemikian rupa sebelum menjadi gembala. Mempunyai kecapakapan dan berkomitmen dalam melaksanakan tugasnya sesuai visi dalam satu gereja di mana dia melayani. Tugas dan tanggung-jawab serta tugas opera-sionalnya yang tidak ringan hendaknya dilakukan sebaik-baiknya. Dia dapat menunaikan amanah kepercayaan Tuhan dalam memelihara domba-domba yang Tuhan percayakan kepadanya.

References

Abineno, J. L. Ch. Pedoman Praktis Untuk Pelayanan Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Abineno, J. L. Ch. Pelayan Dan Pelayanan Jemaat Dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Baker, F. D. C. dkk. Pengantar Bahasa Ibrani. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Campbell, Alastair V. A Dictionary Of Pastoral Care. London: First Published In Great Britain, 1987.

Eims, Leroy. 12 Ciri Kepemimpinan Yang Efektif. Bandung: Kalam Hidup, 1995.

Guthrie, D. Tafsiran Alkitab Masa Kini Jilid 2. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/ OMF, 1994.

Liegh, Ronald W. Melayani Dengan Efektif. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Meswell, Seth dan Crider, Donald. Gembala Sidang Dan Pelayananya. Bandung: Kalam Hidup, 1978.

Storm, M. Bons Apakah Penggembalaan itu?. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Stott, John. Isu-Isu Global. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1996.

Tjaard, Hommes G. dan Gerrit, Singgih E. Teologi Dan Praksis Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia dan Kanisius, 1992.

Tomatala, Yakob. Catatan Kuliah Etika Pelayanan. Jakarta: IFTKJJ, 2001.

Warren, Rick. Pertumbuhan Gereja Masa Kini. Malang: Gandum Mas, 2000.

Wongso, Peter. Obrolan Seorang Gembala. Malang: Departemen Literatur SAAT, 1999.

Wongso, Peter. Theologia Penggembalaan. Malang: Seminasi Alkitab Asia Tenggara, 1998

Published
2020-07-28
How to Cite
Napitupulu, P. A. (2020). Kualifikasi dan Tanggung Jawab Gembala Jemaat: Perspektif Teologis. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 10(2), 146-159. https://doi.org/10.56438/pneuma.v10i2.17
Section
Articles