Penerapan Sistem Gereja Sel Murid 12 Terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat

  • Nikson Nainggolan Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil (STAPIN) Majalengka
Keywords: Church, Discipleship, Faith

Abstract

Tuhan Yesus sebelum terangkat ke Sorga memberikan mandat kepada para murid untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid Kristus dan mandat tersebut diwariskan oleh para murid kepada gereja. Sehingga gereja sebagai wakil Allah di muka bumi untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid Kristus. Sejak gereja mula-mula hingga gereja masa kini selalu mencari cara yang sesuai dan Alkitabiah bagaimana agar dapat menjadikan semua bangsa menjadi murid Kristus serta dapat mengajarkan agar iman mereka dapat bertumbuh serta dapat menjadi saksi Kristus bagi dunia ini. Gereja masa kini mulai menerapkan sistem gereja sel murid 12 sama seperti murid Kristus mula-mula. Gereja masa kini karena kemajuan teknologi serta akibat adanya Covid-19 sehingga kehidupan masyarakat pasca Covid-19 mengalami perubahan dimana dari yang biasanya bertatap muka sekarang diganti dengan sistem online hal itu terjadi pada gereja sehingga banyak ibadah dilaksanakan secara hybrid yaitu ibdah secara offline atau tatap muka dan ada pula ibadah secara online melalui media-media sosial. Penulisan artikel ini penulis menggunakan model penelitian kualitatif yang menggunakan penelitian peepustakaan (Library Research) yaitu menggunakan buku-buku atau literatur-literatur serta artikel-artikel sebagai bahan referensi dalam penulisan artikel ini sehingga dapat diolah dan disajikan secara ilmiah dalam penulisan artikel ini. Apabila gereja menerapkan sistem pemuridan gereja sel 12 secara benar dan Alkitabiah maka iman jemaat dapat bertumbuh sehingga dewasa dan setelah mereka dimuridkan maka mereka dapat memuridkan sehingga selain pertumbuhan iman jemaat juga dapat menumbuhkan jemlah jemaat gereja secara kuantitas dengan cara bersaksi mengenai Kristus sehingga dapat menjangkau dunia. Kata Kunci: Gereja, Pemuridan, Iman

References

Alfons Renaldo Tampenawas, Erna Ngala, and Maria Taliwuna. “Teladan Tuhan Yesus Menurut Injil Matius Dan Implementasinya Bagi Guru Kristen Masa Kini.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 1, no. 2 (2020): 214–231.
Andar Ismail. Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Badan Litbang PGI. Teologi Perjumpaan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.
Barclay M. Newman Jr. Kamus Yunani- Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Bising, Yoseph P. “Apakah Kelompok Sel Itu?” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 1, no. 1 (2018): 35.
DienSumiyatiningsih. “Pergeseran Peran Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Kajian Feminis.” WJA.S3 Erzad, Azizah Maulina. “Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Sejak Dini Di Lingkungan Keluarga.” ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal 5, no. 2 (2018): 414.
Evendhy M. Siregar. Bagaimana Menjadi Pemimpin Yang Berhasil. Jakarta: PD Mari Belajar, 1989.
George Barna. Memasarkan Gereja. Bandung: Kalam Hidup, 1988.
Harun Hadiwijono. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Haryono, Timotius. “Model Pemuridan Berbasis Keluarga Era New Normal Pandemi Covid-19.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 5, no. 2 (2021): 307–324.
Hasan Alwi dkk. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2003.
Helen Farida Latif. “Pengaruh Pengajaran Dan Persekutuan Terhadap Tingkat Pertumbuhan Rohani Anak Dan Remaja.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 2 (2018): 119–138.
Iwan Stephane Akardy. Sumber Pembiayaan Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1976.
Maki, Nustince, Purnama Pasande, Oskar Sopang, and Niel Parinsi. “Peranan Kelompok Sel Terhadap Pertumbuhan Gereja Home Community Church (Hcc) Di Jemaat Palu.” BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021): 266–281.
Nainggolan, Jhon Piter, and Yunardi Kristian Zega. “Konsep Kelompok Sel Sebagai Revitalisasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Gereja.” TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2021): 15–29.
Obaja Tanto Setiawan. Kelompok Kecil PRINSIP 12. Solo: Departemen Media GBI Keluarga Allah, 2000.
Para, Nimrot Doke, Ezra Tari, and Welfrid F. Ruku. “Peran Gereja Dalam Transformasi Pelayanan Diakonia.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 1, no. 2 (2021): 81.
Paul Stevans. Down to Earth Spirituality. Malang: SAAT, 2009.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Tuai, Ajan. “Strategi Pelibatan Jemaat Mewujudkan Misi Pertumbuhan Gereja Yang Sehat.” INTEGRITAS: Jurnal Teologi 2, no. 2 (2020): 188–200. http://journal.sttjaffrayjakarta.ac.id/index.php/JI :
“Stefankmitph, Koine Interlinear New Tastement, Chap. Eph. 6:4. Παιδεια.”
“Strong’s Greek: 3949. Παροργίζω,’ Https://Biblehub.Com/Greek/3949.Htm.”
“Strong’s Greek: 3962. Πατήρ,’ Https://Biblehub.Com/Greek/3962.Htm.”
Published
2024-07-31
How to Cite
Nainggolan, N. (2024). Penerapan Sistem Gereja Sel Murid 12 Terhadap Pertumbuhan Iman Jemaat. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 15(1), 1-12. https://doi.org/10.56438/pneuma.v15i1.120
Section
Articles