Integrasi Nilai-Nilai Kristiani Dan Ilmu Seksologi Tentang Hubungan Seksual Suami Istri Serta Perannya terhadap Keharmonisan Keluarga

Penulis

  • Jakson Toisuta Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.56438/pneuma.v16i1.143

Kata Kunci:

seksualitas dalam Kristen; keharmonisan keluarga; pernikahan; relasi suami istri; peran gereja

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pemahaman holistik tentang hubungan seksual dalam pernikahan Kristen dengan mengintegrasikan perspektif teologis dan ilmiah. Dalam pandangan Alkitab, hubungan seksual antara suami dan istri adalah anugerah Allah yang kudus, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan biologis, melainkan perwujudan persekutuan intim dalam perjanjian pernikahan. Fungsi relasional, prokreatif, rekreatif, dan simbolik dari seks menegaskan nilai spiritual dan etisnya. Sementara itu, ilmu seksologi dan kesehatan menyoroti peran hubungan seksual terhadap identitas, harga diri, dan kesehatan emosional maupun fisik pasangan. Kepuasan seksual yang sehat terbukti berkontribusi pada kualitas relasi dan kesejahteraan keluarga. Hasil penelitian menegaskan bahwa pemahaman yang utuh tentang seks dalam pernikahan, bila diterapkan secara kontekstual, dapat mendukung terwujudnya keluarga yang harmonis. Dalam hal ini, gereja memiliki peran strategis sebagai agen edukasi dan pembinaan, menjembatani kesenjangan pengetahuan serta membentuk kesadaran moral jemaat. Rekomendasi diarahkan agar gereja menyediakan ruang pengajaran yang alkitabiah, terbuka, dan relevan terhadap isu-isu relasi suami istri, sebagai bagian dari pelayanan pastoral yang transformatif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

File Tambahan

Diterbitkan

2025-07-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Integrasi Nilai-Nilai Kristiani Dan Ilmu Seksologi Tentang Hubungan Seksual Suami Istri Serta Perannya terhadap Keharmonisan Keluarga. (2025). PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 16(1), 41-58. https://doi.org/10.56438/pneuma.v16i1.143

Artikel Serupa

1-10 dari 81

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.