Teologi Etika tentang kerukunan dan moderasi beragama dalam konteks Indonesia

Indonesia

  • Sahat Lambok Sihombing Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Otieli Harefa Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
Keywords: teologi etika, kerukunan umat beragama, moderasi beragama, Pancasila, theological ethics, religious harmony, religious moderation, religious pluralism, interfaith dialogue

Abstract

Penelitian ini merekonstruksi teologi etika kerukunan dan moderasi beragama di Indonesia sebagai refleksi normatif-kritis, bukan sekadar instrumen kebijakan publik. Menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan, studi ini mengintegrasikan teologi lintas agama dengan Teologi Pancasila dan Trilogi Kerukunan sebagai basis normatif moderasi beragama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai universal seperti martabat manusia, keadilan, dan kasih merupakan fondasi etis bagi kerukunan berkelanjutan. Teologi Pancasila diposisikan sebagai teologi publik inklusif yang menjembatani iman dan kehidupan berbangsa. Penelitian menyimpulkan bahwa moderasi beragama harus dipahami sebagai praksis teologis transformatif yang melampaui harmoni formal menuju pembelaan keadilan sosial. Studi ini berkontribusi pada pengembangan etika teologis kontekstual untuk memperkuat kerukunan di tengah tantangan intoleransi.

References

Abdul Wahid, Nia Ashton Destitry, Fariza Yuniar Rakhmawati, Radikalisme Di Media Sosial: Penyebutan Dan Kontekssosial Penggunaannya, JURNAL INTERACT - VOL. 9 NO. 1 (2020) hal.60-70

Agus Susilo Saefullah, Ragam Penelitian Kualitatif Berbasis Kepustakaan Pada Studi Agamadan Keberagamaan dalam Islam, Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan IslamVol. 2 No. 4 Oktober 2024, Hal 195-211

Ainal Mardhiah, Muhammad AR, Warul Walidin Ak, Muhammad Thalal, Sulaiman, Legal Implementation Of Religious Moderation Policy At State Islamic Higher Education In Indonesia, PetitaJurnal Kajian Ilmu Hukum dan Syariah, VOL 10 NO 1 (2025), HAL 74-94.

Anita Mariana Parulian, Teologi Kasih Dan Rekonsiliasi Antarumat Beragama Di EraSociety 5.0 : Sebuah Pendekatan Humanioristik, Jurnal Nirta : Studi InovasiVolume 4 Nomor 1 Tahun 2024, Hal 581-589

Arisa, Putri. Teologi Kerukunan Antar Umat Beragama Perspektif Abdurrahman Wahid. Diss. UIN Ar-Raniry, 2015.

Balai Diklat Keagamaan Semarang, "Tujuan Tri Kerukunan Beragama." https://bdksemarang.kemenag.go.id/berita/tujuan-tri-kerukunan-beragama

Balai Diklat Keagamaan Semarang, "Tujuan Tri Kerukunan Beragama."

Danisworo K., "Religious Moderation in Indonesia: Navigating Conflict and Pluralism" (2024).

Dasuki "Best Practice Moderasi Beragama di Lereng Gunung Raung" UIN Khas Jember, (2025). https://www.uinkhas.ac.id/berita/detail/lp2m-uin-khas-jember-launching-buku-dan-tebar-ikan-nila-best-practice-moderasi-beragama-di-lereng-gunung-raung

Dilla Agustin Nurul Asfiya, Kasus Intoleransi di Indonesia: Jumlah, Penyebab, Pelaku dan Contohnya

Emanuel Gerrit Singgih, Moderasi Beragama Sebagai Hidup yang Baik, Vol. 7 No. 2 (2022): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian

Faisal Ismail, Republik Bhinneka Tunggal Ika

Febri Hijroh Mukhlis, Teologi Pancasila: Teologi Kerukunan Umat Beragama, Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan Volume 4 Nomor 2, 2016

FKUB Kota Bekasi, "Forum Kerukunan Umat Beragama" (2025) https://www.fkubkotabekasi.com/

Ghazali, Adeng Muchtar, “Teologi Kerukunan Beragama dalam Islam (Studi Kasus. Kerukunan Beragama di Indonesia)”, Jurnal Analisis, Vol XIII, Nomor 2,. 2024

Hasan Sazali, Ali Mustafa, New Media dan Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia, Jurnal Komunikasi, Volume 17, Nomor 2, April 2023, Hal 167-184

Heru Widoyo, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sebagai Landasan Kebebasan Beragama di Indonesia, https://binus.ac.id/character-building/pancasila/sila-ketuhanan-yang-maha-esa-sebagai-landasan-kebebasan-beragama-di-indonesia/

Hilman Idrus, Menag Nasaruddin Sampaikan Trilogi Jilid II Pada Pelantikan PPPK Tahap 1 Formasi Tahun 2024, https://iain-ternate.ac.id/beritas/173

Journal of Elajar Theology, "Exploring Religious Pluralism and Social Harmony in Indonesian" (2023).

Journals Index Copernicus, "Konsep Etika Sosial Keberagamaan."

Jumlah angka kasus intoleransi di Indonesia mengalami tren peningkatan dengan total 477 peristiwa dan 731 tindakan sepanjang tahun 2023-2024. https://goodstats.id/article/intoleransi-agama-di-indonesia-HdiJw

Kemenag Malang, "Menyemai Inspirasi Toleransi dari Jawa Timur" (2025) https://kemenag.malangkota.go.id/showNews?head=menyemai-inspirasi-toleransi-dari-jawa-timur-untuk-nusantara-dan-dunia

Kemenag Sulbar, Peran Strategis FKUB Tingkatkan Harmonisasi Antar Umat Beragama, https://kemenag.go.id/sulbar/peran-strategis-fkub-tingkatkan-harmonisasi-antar-umat-beragama-H7sZI

Kemenag Sulteng, "Salam Lintas Agama Praktik Baik Kerukunan" (2025) https://sulteng.kemenag.go.id/berita/zxq8/31-05-2024-kemenag:-salam-lintas-agama-praktik-baik-kerukunan-umat-perkuat-toleransi

Kementerian Agama RI, "Perpres 58/2023 Wujudkan Moderasi Beragama Kian Kuat," 2023

Kompas TV, "BNPT: 33 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Radikalisme" (2022). https://www.kompas.tv/nasional/311315/bnpt-33-juta-penduduk-indonesia-terpapar-radikalisme-butuh-undang-undang-pencegahan

Kumparan, "4 Contoh Konflik Antar Agama yang Pernah Terjadi di Indonesia" (2023). https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/4-contoh-konflik-antar-agama-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-20YvBlQA43W

Louis Budi Prasetyo, Stefanus Dully, Didit Yuliantono Adi, Christian Sasiang, Teologi Kontemporer Dan Tantangan Pluralisme:Studi Kritis Atas Integrasi Nilai-Nilai Agama Kristendalam Masyarakat Multikultural, Didasko, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, STAK Diaspora Wamena, Papua, hal. 122-132

Muhammad Nasir, Muhammad Khairul Rijal, Keeping the middle path: mainstreaming religious moderation through Islamic higher education institutions in Indonesia, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies , Vol 11, No 2 (2021)

Muhammadiyah, "Indikator Moderasi Beragama Menurut Kemenag" (2022) https://muhammadiyah.or.id/2022/07/apa-saja-indikator-moderasi-beragama-menurut-kemenag-ri/

Paramadina PUSAD, "Rekayasa Kebencian dalam Konflik Agama" (2024) https://www.paramadina-pusad.or.id/jabar-nomor-satu-kasus-penodaan-agama/

Perpres 58/2023, "Penguatan Moderasi Beragama" (2023)

SETARA Institute, "Kondisi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan 2023" (2024), https://setara-institute.org.

Sulbar Kemenag, "Nilai-Nilai Universal dalam Moderasi Beragama" (2023)

Tempo, "7 Catatan SETARA Institute untuk Pemerintahan Prabowo" (2024). https://www.tempo.co/politik/7-catatan-setara-institute-untuk-pemerintahan-prabowo-soal-kebebasan-beragama-1169375#google_vignette

Yosua Yan Heriyanto. 2025. “Moderasi Beragama Dalam Perspektif Etika Kristen: Menemukan Titik Temu Dalam Perbedaan”. Innovative: Journal Of Social Science Research 5 (3):3843-57. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19471.

Yuda Prinada"Mengenal Konsep Tri Kerukunan Umat Beragama di Indonesia" (2022). https://tirto.id/konsep-tri-kerukunan-umat-beragama-tujuan-contohnya-gvGw

Published
2026-01-31
How to Cite
Sihombing, S. L., & Harefa, O. (2026). Teologi Etika tentang kerukunan dan moderasi beragama dalam konteks Indonesia: Indonesia. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 16(2), 155-168. https://doi.org/10.56438/pneuma.v16i2.154
Section
Articles