Pentingnya Keseimbangan antara Kualitas Rohani dan Manajerial Pemimpin dalam Menyelesaikan Konflik Organisasi
Abstract
In life, every human being cannot be separated from conflicts, both between individuals and individuals with groups or between organizations. Likewise, every organization is inseparable from the name of conflict, both between individuals and individuals, individuals and groups, between groups within organizations, and even between organizations, and to be able to resolve conflicts requires the role of a leader who can provide the best solution in resolving conflicts, namely a win-win solution. or a solution that wins both parties and does not harm either party. Leaders with what quality can provide solutions or solutions that are good and profitable for all parties and do not harm any of the parties involved in a conflict, namely leaders who have balanced qualities between spiritual qualities and managerial qualities in making the best decisions that benefit the parties who are in conflict so that the conflict can be resolved properly. Abstrak Dalam hidup setiap manusia tidak mungkin terlepas dari konflik baik antar individu maupun individu dengan kelompok atau antar organisasi. Demikian pula setiap organisasi tidak terlepas dari yang namanya konflik baik antar individu-dengan individu, individu dengan kelompok, antar kelompok dalam organisasi bahkan antar organisasi dan untuk dapat menyelesaikan konflik diperlukan peran pemimpin yang dapat memberikan solusi yang terbaik dalam menyelesaikan konflik yaitu win-win solution atau solusi yang memenangkan kedua belah pihak tidak ada yang merugikan salah satu pihak. Pemimpin dengan kualitas bagaimana yang dapat memberikan solusi atau jalan keluar yang baik dan menguntungkan bagi semua pihak dan tidak merugikan salah satu pihak yang sedang terlibat konflik yaitu pemimpin yang memiliki kualitas seimbang antara kualitas rohani dengan kualitas manajerialnya dalam mengambil keputusan yang terbaik yang menguntungkan pihak-pihak yang sedang dalam konflik sehingga konflik dapat diselesaikan dengan baikReferences
Candra Wijaya, D., & Rifa’i, M. (2016). Dasar Dasar Manajemen Mengoptimalkan Pengelolaan Organisasi Secara Efektif dan Efesien. In Perdana. Perdana Publishing. http://repository.uinsu.ac.id/2836/
Faruq, M. Y., & Al, M. S. S. (2021). Manajemen Konflik dan Stress (Orientasi dalam Organisasi). Wade Group.
Harjanan. (1994). Manajemen Konflik. Pustaka Setia.
Howard Rice. (2006). Manajemen Umat. Yayasan Kalam Hdup.
Muspawi, M. (2014). Manajemen Konflik (Upaya Penyelesaian Konflik Dalam Organisasi). Jurnal Penelitian Univeritas Jambi Seri Humaniora, 16(2).
Paul Hersey and Kenneth H. Blanchard. (1988). Management of Organizational Behavior. New Jersey: Englewood Cliffs. Eaglewood Cliffs.
Pontas Pardede. (n.d.). Kepemimpinan Rohani. Sekolah Tinggi Teologi “Intheos.”
R.G Owens. (1991). Organization Behavior In Education. Ally and Bacon.
Sam Soukotta. (2002). Diktat Kepemimpinan Kristen. Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu.
Simon Fisher. (2001). Mengelola Konflik: Ketrampilan dan Strategi Untuk Betrtindak. British Council.
Siti AsiahT. Pido. (2017). Manajemen Konflik Teori Dan Aplikasi. Pustaka Cendekia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syairal Fahmy Dalimunthe. (n.d.). Manajemen Konflik Dalam Organisasi.
Telaumbanua, A. (2019). Peran Gembala Sidang Sebagai Pendidik Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 362–387. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.45
Wahyudi. (2008). Manajemen Konflik Dalam Organisasi, Cet Ke-III. Alfabeta.
Winardi. (1990). Asas-Asas Manajemen. Mandar Maju.
Wirawan. (2009). Evaluasi Kerja Sumber Daya Manusia: Teori Aplikasi dan Penelitian. Salemba Empat.
Yunianto, P. (2018). Kualitas Kepemimpinan Yosua. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 173–184. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.7








.png)
