Analisis konflik internal nabi Elia dalam 1 Raja-raja 19:1-18 melalui pendekatan narrative criticism
Abstrak
Analisa konflik internal yang dialami Elia di Gunung Horeb menjadi fokus utama dengan menggunakan narrative criticism sebagai alat menganalisa. Kisah Elia ini dipilih karena terlihat perbedaan yang kontras dalam karakter Elia di Gunung Karmel dan di Gunung Horeb. Di Gunung Karmel, Elia berani dan penuh percaya diri menantang dan mengejek bahkan menyembelih para nabi Baal sementara di Gunung Horeb ketakutan, merasa sendiri, putus asa, kelelahan dan meminta mati kepada Tuhan. Selain itu juga banyak pandangan berbeda mengenai keadaan psikologis Elia. Metode analisis naratif yang digunakan adalah latar belakang kisah dan analisa konflik internal Elia sesuai narasi Alkitab dalam 1 Raja-Raja 19:1-18. Hasil yang didapat dari analisis ini adalah adanya subjektifitas pembaca dalam menilai keadaan konflik internal yang dialami Elia namun terlihat konflik kepemimpinan dan penindasan, konflik harapan dan keputusasaan dan konflik identitas dan peran dalam narasi tersebut. Keadaan psikologi Elia menunjukkan bahwa ia adalah manusia biasa yang dapat hancur hatinya, kecewa, lelah secara fisik dan mental, merasa sendiri dan gagal. Di Gunung Horeb Allah tidak menyalahkan, mengecam atau memojokkan Elia.Referensi
A.J. HAUSER - G. RUSSELL. From Carmel to Horeb. Journal for the Study of the Old Testament - Supplement Series 85, 1990.
Allen, Ronald Barclay. “Elijah the Broken Prophet.” JETS 22, no. 3 (1979): 193–202.
Burnham, Sylvester. “The Mission and Work of Elijah.” The Journal of Religion 24, no. 3 (1904): 180–87. https://doi.org/https://www.journals.uchicago.edu/doi/abs/10.1086/473455.
Day, John. Yahweh and the Gods and Goddeses of Canaan. New York: Sheffield Academic Press, 2000.
Glover, Neil. “Elijah versus the Narrative of Elijah: The Contest between the Prophet and the Word.” Journal for the Study of the Old Testament 30, no. 4 (2006): 449–62. https://doi.org/10.1177/0309089206066319.
Hadjiev, Tchavdar S. “Elijah’s Alleged Megalomania: Reading Strategies for Composite Texts, with 1 Kings 19 as an Example∗.” Journal for the Study of the Old Testament 39, no. 4 (2015): 433–49. https://doi.org/10.1177/0309089215590357.
Keathley, J. Hampton. “Studies in the Life of Elijah,” 1995, 1–130. http://bible.org/series/studies-life-elijah.
Koli, Endang Damaris. “Pendeta, Tantangan Masa Kini Dan Spiritualitas (Elaborasi Hasil Studi Di GMIT Klasis Kota Kupang).” Conscienta 2, no. 1 (2023): 36–48. https://ojs.theologi.id/index.php/conscientia/index.
Martasudjita, E. “Liturgi Yang Profetis : Hubungan Kenabian Dan Kultus.” Orientasi Baru 21, no. 2 (2012): 155–72.
Moru, Osian Orjumi. “Israel Dan Konflik Sosial: Kajian Sosio-Historis Terhadap 1 Raja-Raja 12:1-19.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 4, no. 1 (2021): 78–98. https://doi.org/10.34081/fidei.v4i1.198.
Olley, John W. “YHWH and His Zealous Prophet: The Presentation of Elijah in 1 and 2 Kings.” JSOT 80 (1998): 25–51.
Osborne, Grant R. Spiral Hermeneutika: Pengantar Komprehensif Bagi Penafsiran Alkitab. Edited by Stevy Tilaar. Cetakan 1. Surabaya: Momentum, 2012.
Powel, Mark Allan. “Narrative Criticism.” In Hearing the New Testament: Srategies for Interpretation, edited by Joel B Green. Grand Rapids, Michigan: W. B Eerdmans Pub.; Carlisle: Paternoster Press, 1995.
Prabowo, Paulus Dimas, and Marchella Winda Sirang. “Penanganan Pastoral Burnout Berdasarkan 1 Raja-Raja 19: 1-18.” Jurnal Shema 2, no. 2 (2023): 12–29. https://jurnal.sttii-purwokerto.ac.id/index.php/shema/article/view/31.
Resseguie, James L. Narrative Criticism of the New Testament: An Introduction. Grand Rapids, Michigan: Baker Academic, 2005.
Ristiana, Keuis Rista, and Ikin Syamsudin Adeani. “Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 Karya Asma.” Jurnal Literasi 1, no. 2 (2017): 49–56.
Sarungallo, Rahel Rati, and Riana Udurman Sihombing. “Tinjauan Teologis Integritas Elia.” Kerusso 4, no. 1 (2019): 26–33. https://doi.org/10.33856/kerusso.v4i1.103.
Sirait, Ronal G. “Problematika Perampasan Kebun Anggur Nabot Dalam 1 Raja-Raja 21:1-29.” Teologi SIAP. Suci Iman Akademis Dan Praktis 7, no. 2 (2018): 153–88.
Swindol, Charles R. Elijah: A Man of Heroism and Humility. Nashville: Word Publishing, 2000.
Tarmedi, P. A. Didi. “Analisis Naratif: Sebuah Metode Hermeneutika Kristiani Kitab Suci.” Melintas 29, no. 3 (2013): 331–60.
Veliyannoor, Paulson V. “Elijah’s Call to Self-Transcendence:Learning the Fundamentals of Consecrated Life on Mount Horeb.” Sanyasa,Journal of Consecrated Life II, no. 1 (2007): 37–54.
Wibowo, Gandi. “Asimilasi Dan Akulturasi Penyembahan Baal Di Bangsa Israel: Pendekatan Sosio Teologis Menurut Teori Multi Stage Assimilation Milton M. Gordon.” Voice 1, no. 1 (2021): 18–30. https://doi.org/10.54636/teologi.v1i1.10.
Zaluchu, Sonny. “Manifestasi Kehadiran Tuhan Di Dalam Teologi Kristen: Dari Tabernakel Musa Ke Bait Allah Yang Hidup.” Khazanah Theologia 3, no. 1 (2021): 25–34. https://doi.org/10.15575/kt.v3i1.11158.
Zaluchu, Sonny Eli. “Analisis Narrative Criticism Kisah Simson Dan Ironi Kehidupannya Di Dalam Kitab Hakim-Hakim.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 2 (2020): 100–113. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i2.49.








.png)
