Strategi pelayanan pastoral untuk mencegah perilaku seks bebas di kalangan remaja
Abstrak
Seks bebas menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi remaja saat ini. Seks bebas disebabkan oleh faktor internal seperti perubahan hormonal, rasa ingin tahu dan dorongan untuk mencoba hal baru, serta faktor eksternal seperti orang tua, tekanan teman sebaya dan pengaruh media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk merumuskan strategi pelayanan pastoral yang efektif dalam mencegah perilaku seks bebas pada remaja. Strategi yang diusulkan meliputi membangun koneksi personal berlandaskan kasih, meningkatkan resiliensi remaja melalui pembinaan iman, membangun komunitas yang positif dan mendukung, serta menjalin kolaborasi yang erat dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis bagi pemimpin rohani dalam mendampingi dan membimbing remaja menuju hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Kristen.Referensi
Arifati, Wilda, and Mariyana Ricky. “BKKBN: 60 Persen Remaja Usia 16-17 Tahun Di Indonesia Lakoni Seks Pranikah.” Solopos News, 2024. https://news.solopos.com/bkkbn-60-persen-remaja-usia-16-17-tahun-di-indonesia-lakoni-seks-pranikah-1703798.
Arumsari, Arafat, Rin Hardjono, and Agustin Widya. “Perbedaan Tingkat Kemandirian Remaja Ditinjau Dari Pola Asuh Orangtua Pada Siswa Kelas IX SMP Islam Al Abidin Surakarta.” Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 2016, 42–51.
Asri, Dahlia Novarianing. “Kenakalan Remaja: Suatu Problematika Sosial Di Era Milenial.” Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling) 2, no. 1 (2018): 9–14. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SNBK/index.
BKKBN, BPS, and Kementerian Kesehatan. Laporan Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017 Kesehatan Reproduksi Remaja, 2018.
Desriati Devi, Yenni Sasmita, Fathimi Fathimi, T.Cut Lizam, and Hardisal Hardisal. “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Paparan Pornografi Pada Remaja.” Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) 6, no. 2 (2023): 168–77. https://doi.org/10.33369/jvk.v6i2.30468.
Diananda, Amita. “Psikologi Remaja Dan Permasalahannya.” Journal ISTIGHNA 1, no. 1 (2019): 116–33. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20.
Dupe, Selvy Iriany Susanti. “Konsep Diri Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Zaman.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 1 (2020): 53–69. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i1.26.
Finnisa, Bunga Karima. “Hubungan Antara Konformitas Dengan Perilaku Pacaran Pada Remaja Di Samarinda.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 9, no. 3 (2021): 495–508. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i3.6494.
Gainau, Maryam B. Perkembangan Remaja Dan Problematikanya. Yogyakarta: Kanisius, 2015.
Ganjar Kristanto, Daniel, Ricky Pripurna Atmaja, Rustian Effendi, Fitra Zuanda, Decky Hendra Wijaya, Kepolisian Republik Indonesia, and Sespim Lemdiklat Polri. “Analisis Teori Kontrol Sosial Terhadap Seks Bebas Di Kalangan Remaja Sekolah Menengah Atas (SMA).” EKOMA : Jurnal Ekonomi 3, no. 3 (2024): 928–34.
Haidar, Galih, and Nurliana Cipta Apsari. “Pornografi Pada Kalangan Remaja Beserta Dampaknya.” Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 7, no. 1 (2020): 136. https://jurnal.unpad.ac.id/prosiding/article/view/27452/pdf.
Illu, Wilianus, and Olivia Masihoru. “Upaya Gereja Dalam Pembinaan Usia Remaja Yang Melakukan Hubungan ‘Free Seks.’” Missio Ecclesiae 9, no. 1 (2020): 1–19. https://doi.org/10.52157/me.v9i1.120.
Irawan, Handi, and Cemara A. Putra. “Gereja Sudah Tidak Menarik Bagi Kaum Muda.” Site BRC. Accessed August 17, 2023. https://www.bilanganresearch.com/artikel/gereja-sudah-tidak-menarik.
Kurniawan, Nicholas. “Membangun Konsep Diri Berdasarkan Firman Tuhan.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 1, no. 2 (2000): 215–22. https://doi.org/10.36421/veritas.v1i2.37.
Lestari, Fibriana & Prameswari. “Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual.” … Bimbingan Dan Konseling 1, no. 2 (2014): 34–41. http://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jebk/article/view/119%0Ahttp://www.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jebk/article/download/119/46.
Maimunah, Siti. “Pengaruh Faktor Keluarga Terhadap Perilaku Seksual Remaja.” Seminar Psikologi Dan Kemanusiaan, 2015, 359–62.
Mestika Zed. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
Migiana, Fisabella Dea, and Dinie Ratri Desiningrum. “Seks Pranikah Bagi Remaja : Studi Fenomenologis Pada Remaja Yang Melakukan Hubungan Seksual Pranikah.” Empati 4, no. 1 (2015): 88–93.
Purnama, Yanti. “Faktor Penyebab Seks Bebas Pada Remaja.” Syntax LIterature: JUrnal Ilmiah Indonesia 5, no. 2 (2020): 156–63. https://doi.org/10.36418/SYNTAX-LITERATE.V5I2.933.
Puspitaningrum, Dewi, Fitriani Nur Damayanti, and Qualan Nor Suci Barokah. “Pengaruh Konsep Diri Remaja Dengan Perilaku Pencegahan Seks Bebas Di SMP ‘Z’ Semarang.” Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2016, 2016.
Setiawati, Linda Christine, Aileen P. Mamahit, and Sylvia Soeherman. “Hubungan Antara Kelekatan Pemuda-Orang Tua Dan Dukungan Iman Orang Tua Dengan Religiositas Intrinsik Pada Pemuda Gereja-Gereja Injili Di Bandung.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 18, no. 2 (2019): 175–201. https://doi.org/10.36421/veritas.v18i2.321.
Shabrina, Shofi Rizq Najmah, Pambudi Handoyo Handoyo, and Sugeng Harianto. “Meluasnya Anggapan ‘Lumrah’ Terhadap Sex Bebas Di Kalangan Remaja Wilayah Perkotaan.” Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 1 (2023): 198–211. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i1.6647.
Simorangkir, Jungjungan, Bernad Lubis, Marina Letara Nababan, May Rauli Simamora, and Winarti Agustina. “Penguatan Resiliensi Remaja Bermasalah Melalui Pengembangan Materi Modul Bimbingan Dan Konseling.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2020): 96–103. https://doi.org/10.52220/sikip.v1i2.56.
Sitoki, Sartini, Iran Morente, Milka Elsin, and Ermin Alperiana Mosooli. “Peran Gereja Dalam Pendidikan Seks Kepada Remaja Di Gereja Anugerah Bentara Kristus (Gabk) Jemaat Hosana Boluni.” Jurnal Misioner 2, no. 1 (2022): 1–19. https://doi.org/10.51770/jm.v2i1.44.
Swinton, John. “Healing Presence: Reclaiming Friendship as a Pastoral Gift.” Contact 126, no. 1 (1998): 2–7. https://doi.org/10.1080/13520806.1998.11758834.
Tamir, Christine, Aidan Connaughton, and Ariana Salazar. “The Global God Divide.” Pew Research Center, 2020. https://www.pewresearch.org/global/2020/07/20/the-global-god-divide/.
Tampenawas, Alfons Renaldo, and Veydy Yanto Mangantibe. “Tinjauan Etis Kristen Terhadap Seksualitas Di Kalangan Pemuda-Pemudi Gereja.” SHAMAYIM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2021): 1–13. https://doi.org/10.51615/sha.v1i1.1.
Thania, Dinda Eva, and Endang Haryati. “Pola Asuh Permisif Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja.” Jurnal Social Library 1, no. 1 (2021): 26–32. https://doi.org/10.51849/sl.v1i1.25.
Viera Valencia, Luis Felipe, and Dubian Garcia Giraldo. “Strategi Pembinaan Warga Gereja Dalam Pengantisipasitif Dini Hamil Di Luar Nikah Remaja Pemuda.” Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 2 (2019): 11822–39.
Yulianto, Auw Tammy, and Tjiong Eric Cahyadi. “Pengkaderan Timotius Oleh Paulus Dalam Memimpin Jemaat Dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini.” ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 125–38. https://doi.org/10.53814/eleos.v2i2.45.
Yusnia, Nina, Raina Nashwa, Denisa Handayani, Dina Melati, and Febi Nabila. “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Mengenai Bahaya Seks Bebas.” Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan (JPPK) 1, no. 02 (2022): 114–23. https://doi.org/10.34305/jppk.v1i02.428.








.png)
