Mempraktikkan Hukum Kasih di Era Pandemi Covid-19

  • Nehemia Pasaribu Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil (STAPIN) Majalengka

Abstrak

Abstract: Covid-19 is a weakness experienced by everyone, which has an impact on health, poverty, and even society. During the COVID-19 pandemic, government regulations regarding health protocols were enforced, so that in carrying out activities there were social restrictions to reduce the spread of the virus, social restrictions also had an impact on church activities. But the church must still express the love that Jesus taught in the second commandment, which states "love your neighbor". This article aims to provide an understanding of how to practice the law of love. The method in this study uses an analytical literature approach. In this finding, it was found that during the Covid-19 pandemic, the church must continue to practice the law of love without violating the provisions of government regulations regarding health protocols.Abstrak: Covid-19 adalah sebuah kelemahan yang di alami semua orang, yang berdampak pada kesehatan, kemiskinan, bahkan sosia. Di masa pandemi Covid-19 diberlakukan peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan, sehingga dalam melakukan kegiatan ada batasan sosial untuk mengurangi penyebaran virus, pembatasan sosial juga berdampak dalam kegiatan gereja. Namun gereja harus tetap menyatakan kasih yang telah diajarkan Yesus di dalam hukum yang kedua, yang menyatakan “kasihilah sesamamu manusia”. Artikel ini mempunyai tujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mempraktekkan hukum kasih. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan literatur analisis. Dalam temuan ini diperoleh bahwapada masa pandemi Covid-19, gereja harus tetap memraktekkan hukum kasih tanpa melanggar ketetapan peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan.

Referensi

Pendampingan Dan Konseling Pastoral, ” Gema Teologi. “Hendri Wijayatsih,” 35 no1/2 (2021): 3–10.

Ais, Rohadatul. Komunikasi Efektif Dimasa Pandemi Covid-19 Pencegahan Penyebaran Covid-19. Tangerang, Banten: Makmood Publishing, 2020. 32-34.

Dwiraharjo, Susanto. “Jurnal Ibadah-Covid-4” 4, no. 1 (2020): 1–17.

Hendra, Vitaurus. “Peran Orang Tua Dalam Menerapkan Kasih Dan Disiplin Kepada Anak Usia 2-6 Tahun Sebagai Upaya Pembentukkan Karakter.” Kurios 3, no. 1 (2018): 48.

IRENE, N. “Peran Gereja Bagi Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19” (2021). https://osf.io/preprints/v98uy/.

KBBI. “Https://Lektur.Id/Arti-Kasih/#gabungan-Kata,” 2021.

KemenKes_RI. “Tata Laksana.” KKBI Daring (2021): 106.

Nainggolan, Alon Mandimpu. “Model Diakonia Gereja Di Tengah Pandemi Covid-19 Sebuah Upaya Mitigasi Bencana Nonalam PUTE WAYA.” Jurnal Sosiologi Agama Vol.1, No. 1 (2020). 40-55.

Perjanjian, Studi Teologis Tentang “Berdoa Di Dalam Roh Kudus” Menurut, and Baru Dan Penerapannya Bagi Kehidupan Doa Orang Percaya’. “Liem Sien Liong,” (2021).

Pujiono, Andrias. “Diakonia Gereja Saat Pandemi Covid-19 Di Indonesia.” TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) 10, no. 2 (2021): 227–253.

Silitonga, Roedy, and Universitas Pelita Harapan. “Respon Gereja Atas Pandemik Coronavirus Disease 2019 Dan Ibadah Dirumah.” Respon Gereka Atas Pandemik Coronavirus Disease 2019 Dan Ibadah Dirumah 2, no. April (2020): 87.

Tinggi, Sekolah, and Teologi Berea. “NETIQUETTE IN CYBER RELIGION : IMPLEMENTASI KASIH KEPADA ALLAH DAN KEPADA MANUSIA Endah Christina” (2021): 1–17.

Untuk, “Gereja Di Rumah: Kontekstualisasi Fungsi-Fungsi Rumah Dalam Masa Perjanjian Baru, and Veritas : Jurnal Teologi dan Pelayanan Pekabaran Injil. “Djeffry Hidajat, (2018).” (2021).

Widjaja, Fransiskus Irwan. .“., ‘Menstimulasi Praktik Gereja Rumah Di Ten19,’ Kurios.” (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 6, no. 1 (2020).

Yuono, Yusuf Rogo. “PERTUMBUHAN GEREJA DI MASA PANDEMI.” jurnal Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar 70, no. 3 (2020): 360–374. 74-83.

Jurnal Teologi ‘Cultivation’ Vol. 3, No. 1 (Juli 2019) 663 - 672 PISSN:2581-0499,EISSN:2581±0510. Available Online at Http:// Jurnal.Iakntarutung.Ac.Id/Index.Php/Jurnal-Teologi-Cultivation.” (n.d.).

KBBI, ‘Kamus Besar Bahasa Indonesia, Anton M.M., Balai Pustaka, Jakarta, 1990, Hl.349,’ 2021.” (n.d.).

Mestika Zed, Metode Penelitian Kepustakaan (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008)” (n.d.).

No Title.” Https://Alkitab.Sabda.Org/Verse.Php?Book=ibr&chapter=13&verse=17, 2021.

S.M. Siahaan, Cintailah Yang Baik, STT HKBP, P.Siantar, 1983, 43, n.d.

Song,” Third-Eye Theology 81; Lih. Karyanya Yang Lain, ‘Love of God-and-Man in Action’ Dalam Doing Theology Today (Choan-Seng Song, Ed.; Madras: Christian Literature Society, 1976) 56. Di Dalam Pandangan Teologinya, Song Berusaha Mengkonter Pandangan-Pand” (n.d.).

Third-Eye Theology (Maryknoll: Orbis, 1991) 80.” (2021).

Tresno Setiadi, ‘Antar Makanan 3 Kali Sehari, Cara Warga Tegal Dukung Keluarga Pasien Covid-19 Yang Isolasi Mandiri,’ Kompas.Com, 2020,” n.d.

Vincent Brümmer and Vincent Br Mmer.” A Study in Philosophical Theology (Cambridge University Press, 1993) (2021): hal 115-117.

William Lilie, ‘The Law of Christ, The Saint Andrew Press’, Edinburgh, 1966, 103-104.” (n.d.).

Diterbitkan
2022-01-30
Bagian
Articles