Konsep Pembebasan dalam Ajaran Paulus dan Implikasinya terhadap Perbudakan
Abstrak
Penelitian studi pustaka ini bertujuan untuk menganalisis Konsep Pembebasan dalam Ajaran Paulus dan implikasinya terhadap perbudakan dalam konteks sosial dan teologis. Fokus utama penelitian ini adalah pada surat-surat Paulus dalam Perjanjian Baru yang membahas konsep pembebasan, terutama sebagaimana diungkapkan dalam surat-surat kepada Galatia, Roma, dan Filemon. Analisis studi pustaka ini dilakukan untuk memahami bagaimana Paulus merangkai pemikirannya tentang pembebasan sebagai hasil dari kasih karunia Kristus, dan bagaimana konsep ini mempengaruhi pandangan gereja awal terhadap perbudakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks Alkitab, teologi sistematis, dan konteks sejarah budaya pada masa Paulus. Temuan penelitian diharapkan dapat menggambarkan bagaimana ajaran Paulus tentang pembebasan memberikan dasar teologis bagi pandangan gereja awal terhadap perbudakan, serta apakah pemahaman ini tercermin dalam tindakan sosial mereka. Implikasi dari konsep pembebasan Paulus terhadap perbudakan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang peran gereja awal dalam merespons isu sosial yang kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan pemahaman yang lebih kaya tentang kontribusi teologi Paulus terhadap etika Kristen dan perjuangan melawan ketidaksetaraanReferensi
Allo, E. E. L., Karaeng, S., Dasa, I., Tumimba, L., & Panggeso, H. N. (2023). Implementasi Teori Pembebasan Menurut Paulo Freie Dalam Konteks Keluarga Kristiani. Adiba: Journal Of Education, 3(4), 482-494.
Arichea, D. C., Hatton, H. A., & Indonesia, L. A. (2019). Pedoman Penafsiran Alkitab: Surat-surat Paulus kepada Timotius dan kepada Titus. Lembaga Alkitab Indonesia.
Benyamin, B. (2018). Konflik Keinginan Daging dalam Diri Paulus: Sebuah Analisis Roma 7: 13-26. PROVIDENSI: Jurnal Pendidikan dan Teologi, 1(2), 85-99.
Buan, Y. (2023). Analisis Teologis Makna Kata Apolytrosis (Penebusan) Dalam Tulisan Rasul Paulus Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini. SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(2), 100-114.
Hananti, V., & Subandrijo, B. (2021). Miskin dan Kaya Dalam Injil Lukas dan Teologi Pembebasan. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 1-19.
Jati, W. R. (2014). Agama Dan Politik: Teologi Pembebasan Sebagai Arena Profetisasi Agama. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 22(1), 133-156.
Limasaputra, A. D. (2018). Memandang penderitaan melalui perspektif The already and the not yet dari Rasul Paulus. Veritas, 17(1), 43-60.
Magnis-Suseno, F. (1984). Teologi Pembebasan. Daily newspaper" KOMPAS", 4.
Ngabalin, M. (2017). Teologi Pembebasan Menurut Gustavo Gutierrez Dan Implikasinya Bagi Persoalan Kemiskinan. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 3(2), 129-147.
Ombo, M. C. N. (2022). Pertentangan Kelompok di Jemaat Galatia: Analisis Hermeneutik dengan Pendekatan Teori Kelas Karl Marx dalam Galatia 3: 15-29 (Doctoral dissertation).
Saputra, B. E. (2019). Salib Dan Definisi Kembali Monoteisme Yahudi Dalam Pemikiran Rasul Paulus. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 7(2).
Situmorang, P. D. J. T., & Th, M. (2023). TAFSIR SURAT-SURAT PAULUS: Hidup Dalam Kristus Dan Menjadi Saksi-Nya. Penerbit Andi.
Subandrijo, B. (2020). Analisis Peran Hati Nurani Dalam Surat-Surat Paulus Dan Etika Kristen. Jurnal Theologia in Loco, 2, 220-238.
Subandrijo, B. (2020). Analisis Peran Hati Nurani dalam Surat-Surat Paulus dan Etika Kristen An Analysis of the Role of the Conscience in the Pauline Letters and Christian Ethics.
Susanti, A. (2019). Keselamatan Dalam Konsep Rasul Paulus. Integritas: Jurnal Teologi, 1(1), 15-28.
Wasiyono, J. S. (2023). Keluarga, Pergaulan dan Pasangan Hidup: Kajian Biblika Tentang Orang Muda Dalam Surat-Surat Paulus. SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen), 6(1), 26-38.
Wenno, V. K. (2022). Pendekatan Paulus dalam Penyelesaian Konflik Perbudakan: Analisis Sosio-Historis terhadap Surat Paulus kepada Filemon. Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian, 7(1), 57-72.








.png)
