Merespon Retorika Populisme: Analisis Naratif Pemberontakan Bilangan 16 dalam Perspektif Manajemen Konflik

Penulis

  • Pieter Anggiat Napitupulu STT-STAPIN Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.56438/pneuma.v17i1.186

Kata Kunci:

Korah, Bilangan 16, Populisme, manajemen konflik, kepemimpinan

Abstrak

Artikel ini menganalisis respons kepemimpinan Musa terhadap retorika populisme dalam Bilangan 16 serta relevansinya bagi manajemen konflik dalam kepemimpinan gerja kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis naratif terhadap Bilangan 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberontakan Korah merupakan kontestasi retoris yang memanfaatkan narasi kesetaraan dan tuduhan penyalahgunaan otoritas untuk memengaruhi persepsi umat. Dalam merespons situasi tersebut, Musa memperlihatkan pola kepemimpinan yang ditandai oleh pengendalian diri dan penggunaan prosedur yang adil, keberanian mengklarifikasi tuduhan atas integritasnya, dan mengutamakan keselamatan komunitas di tengah krisis kepercayaan. Temuan ini menunjukkan bahwa legitimasi kepemimpinan dibangun bukan melalui dominasi atau popularitas, melainkan melalui kesetiaan menjalankan tanggung jawab demi kesejahteraan komunitas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Merespon Retorika Populisme: Analisis Naratif Pemberontakan Bilangan 16 dalam Perspektif Manajemen Konflik. (2026). PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 17(1). https://doi.org/10.56438/pneuma.v17i1.186

Artikel Serupa

1-10 dari 26

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama