Aktualisasi karunia dalam kehidupan orang percaya menurut Roma 12:6-8

  • Eben Munthe Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil (STAPIN) Majalengka
Kata Kunci: Pengaktualisasian, Karunia, Orang Percaya

Abstrak

Dalam kehidupan orang percaya pasti memiliki karunia yang Tuhan berikan kepadanya sehingga dapat untuk melayani sesama manusia dan karunia yang dimaksud dalam artikel ini adalah jenis-jenis karunia untuk melayani yang terdapat dalam Surat Roma 12:6-8. Seseorang dalam mengaktualisasikan karunia yang Tuhan Percayakan kepadanya terkadang mengalami gangguan baik berasal dari dalam maupun luar seseorang tersebut sehingga menghambat perkembangan dalam pelayanan untuk melayani tubuh Kristus. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian kualitaif yang bersifat Library Research atau penelitian yang bersumber kepada keperpustakaan yaitu menggunakan buku-buku, artikel-artikel sebagai bahan referensi yang digunakan dalam penulisan ini. Penelitian ini dliakukan untuk mengetahui apakah orang oercaya masa kini mendapatkan pengajaran dan pemahaman yang Alkitabiah mengenai karunia-karunia yang tertulis dalam Roma 12: 5-9 serta dapat mengaktuakisasikan karunia-karunia tersebut dalam kehidupan mereka. Gereja masa kini mulai menerapkan pengajaran yang Alkitabiah mengenai karunia-karunia tersebut kepada orang ercaya sehingga orang percaya mulai mengaktualisasikan karunia -karunia tersebut dalam kehidupan mereka. Kesimpulan apabila gereja mengajarkan kepada jemaat mengenai karuna-karunia yang tertulis dalam Roma 12:5-8 kepada jemaat secara benar maka jemaat akan dapat mengaktualisasikan karunia-karunia tersebut dalam kehidupannya.

Referensi

Astika, Johny Sumarauw and Made. “Analisis Pendayagunaan Karunia-Karunia Roh Terhadap Pertumbuhan Jemaat Gereja Pantekosta Di Indonesia El-Shaddai Makassar,” 2015.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Keempat. Jakarta: PT Gramadia Pustaka Utama, 2015.

Eisesenhower, Dwight D. “Antusias Untuk Tuhan,” 2010.

Francis Brown, Samuel Driver, Charles Briggs. Hebrew and English Lexicon. Hendrickson Publishers, 1996.

Harls Evan R. Siahaan. “Aktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital.” Epigraphe (Jurnal Teologi) 1 (2017): 25.

Hasan Sutanto. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru. Jakarta: LAI, 2004.

———. Perjanjian Baru Interlinear Yunani Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru Jilid II. Jakarta: lembaga Alkitab Indonesia, 2006.

Jane Stuart Smith and Betty Carlson. “‘Karunia,’” 2003.

Jay P Green. The Interlinear Hebrew/Greek English Bible. Associated Publishers and Authors, 1976.

Jefferson, Charles. Pejabat Gereja Sebagai Gembala Sidang. Nederland: Mimery Press, 1977.

Munthe, Eben. “‘Mengoptimalkan Karunia Dalam Jemaat Untuk Melakukan Misi Amanat Agung Di Era 4.0.’” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (2019): 133.

Peter H. Davids. The First Epistle of Peter, The New International Commentary on the New Testament. Grand Rapids Michigan: Wm. B. Eerdmans Publishing Co, 1990.

V Rivai dan D Mulyadi. Kepemimpinan Dan Perilaku Organisasi, 2011.

Sanggaria, Olvin. Implementasi Gaya Hidup Kristen Menurut 1 Korintus 10:32-33 Terhadap Mahasiswa Teologi Institut Agama Kristen Negeri, 2020.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

Swindoll, Charles R. Living Insights New Testament Commentary Romans. Tyndale House, 2015.

Syamsul Bachri Thalib. “Hubungan Kepercayaan Diri Dan Harga Diri Dengan Kemampuan Bergaul Mahasiswa.” Jurnal Ilmu Pendidikan, 6, no. 3 (2016): 89–100.

Wahyuni Sri. “Self Healing Dalam Kitab Hakim-Hakim 11: 1-11 Sebagai Pola Pemulihan Diri Dari Ketertolakan,” n.d.

Warren W. Wiersbe. Pengharapan Di Dalam Kristus. Bandung: Kalam Hidup, 1982.

“Https://Kbbi.Kemdikbud.Go.Id/Entri/Karunia.”

Diterbitkan
2024-01-31
Bagian
Articles